Sabtu, 06 Maret 2010

Kawasan Geger Menjangan

Kawasan Geger Menjangan

geger-menjangan

Kawasan Geger Menjangan merupakan kawasan wisata alam, obyek utama yang banyak dinimkati pengunjung adalah keindahan Kota Purworejo dan Pantai Selatan dipandang dari ketinggian puncak bukit. Selain itu, kawasan Geger Menjangan masih menawarkan beberapa obyek rekreasi lainnya, yaitu taman permainan anak, kolam renang dan meja bilyard. Kolam renang dan taman pemancingan terletak di pintu masuk kawasan. Sedang meja bilyard berada di puncak bukit. Suguhan yang lebih dikhususkan untuk kawula muda adalah arena minicross, panjat tebing dan lokasi berbagai pertunjukan umum. Arena minicross berupa lahan cukup luas dengan kontur tanah yang sangat menantang.

Di lokasi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan umum. Sedang panjat tebih telah dibuat secara permanen dengan konstruksi baja berketinggian 15 meter. Memandang keindahan panorama alam dari ketinggian itulah yang ditawarkan kawasan tersebut. Keindahan yang dapat dinikmati dengan biaya yang sangat murah dan mudah dijangkau. Keindahan panorama memang merupakan obyek pokok yang banyak disukai masyarakat, terutama para remaja. Untuk dapat menikmati indahnya panorama tersebut, pengunjung ditantang untuk berolah raga jalan kaki sejaun 1.800 m menyusuri jalan setapak yang telah dibangun dengan paving block.

Perjalanan dari pintu masuk obyek hingga puncak bukit memang cukup mengasyikkan. Wisatawan ditantang untuk membuktikan kehandalan tenaga dengan mendaki bukit yang tingginya sekitar 175 m di atas permukaan laun. Setelah sampai di puncak, wisatawan akan menemukan sebuah bangunan berukuran 6 x 10 meter, itulah gardu pemanfangan yang sengaja dibangun untuk menikmati keindahan Kota Purworejo dan Pantai Selatan. Keindahan tersebut akan menikmati secara lebih sempurna dikala cuaca cerah. Satu lagi tempat yang menarik di Kawasan Geger Menjangan adalah sebuah makam tua yakni makan Kyai Imam Puro. Konon merupakan cerita Kyai tersebut merupakan salah satu tokoh yang besar andilnya bagi keberadaan Kabupaten Purworejo. Bahkan karena besarnya andil Kyai Imam Puro, sampai-sampai sejarahnya pernah ditawarkan menjadi tonggak hari jadi Kabupaten Purworejo. Lokasi taman wisata Geger Menjangan terletak di timur laut Kota Purworejo. Masuk dalam wilayah Kelurahan Baledono Kabupaten Purworejo. Jaraknya hanya satu kilometer dari pusat kota. Tidak perlu kendaran angkutan umum untuk mencapainya. Dengan berjalan kaki justru terasa lebih nikmat. Sayangnya, kawasan seluas 20 hektar tersebut hingga kini masih ada kendala. Panduan tentang pola pengembangannya telah ada, berupa rencana tapak kawasan lengkap dengan berbagai programnya. Juga sudah ditetapkan dalam rencana umum tata ruang kota (RUTRK) dan rencana tata ruang wilayah (RTRW). Akan tetapi belum ada investor yang dengan sungguh0sungguh berani menanamkan modalnya untuk membuka usaha di kawasan ini.

Untuk mencapai ke sana bisa naik angkutan jurusan Kalibata, jalan yang arah ke Magelang, dekat dengan pusat kota kabupaten.

Sumber: www.potlot-adventure.com

Goa Kiskenda, Pesona Alam Bukit Menoreh

Goa Kiskenda, Pesona Alam Bukit Menoreh

goa-kiskenda

Jika Anda penggemar berat cerita pewayangan, tidaklah lengkap bila belum berkunjung ke Goa Kiskenda. Goa Kiskenda merupakan obyek wisata alam di pegunungan menoreh Daerah Istimewa Yogyakarta.

Goa ini tepatnya terletak di Desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, bagian barat Daerah Istimewa Yogyakarta. Ruang bumi bentukan alam terletak pada ketinggian 1000 m diatas permukaan laut itu, berjarak sekitar 35 km dari kota Yogyakarta.

Bagi wisatawan yang ingin menuju lokasi perlu membawa kendaraan sendiri atau menyewa mobil, karena angkutan umum yang memadai belum tersedia.

Salah satu rute menuju Goa Kiskenda, yakni dari perempatan tugu Yogyakarta ambil jalan kearah barat menuju Kota Godean. Sampai Kota Godean, teruskan perjalanan menuju wilayah Kenteng, dan lanjutkan ke barat hingga membelah pegunungan menoreh.

Bila anda bertolak dari keraton Yogyakarta, perjalanan bisa ditempuh melalui jalan kearah kota kecil Wates. Sampai di Sentolo ambil jalan ke arah kanan menuju Dekso/Magelang/Muntilan. Kurang lebih tujuh kilometer dari situ anda akan tiba di desa Janti. Anda tinggal ikuti rambu lalu lintas menuju ke Goa Kiskenda.

Pada rute terakhir mendekati lokasi, perjalanan tidak akan mengecewakan. Jalan aspal yang mulus plus pemandangan kiri kanan penuh perbukitan dan jurang terjal hijau memanjakan mata yang menikmati perjalanan wisata. Dalam titik-titik perjalanan kita juga dapat melihat hamparan sawah hijau dan indahnya kota Yogyakarta dari bukit menoreh, ditambah suasana hutan dengan suara khas berbagai binatang.

Meski angkutan umum menuju lokasi belum memadai, namun di lokasi goa, terdapat fasilitas yang mencukupi, yakni taman parkir yang luas, taman bermain untuk anak-anak, dan lokasi untuk berkemah.

Sebelum mencapai mulut goa, pengunjung kali ini harus menempuh anak tangga menjorok ke dalam jurang. Sampai di pelataran goa pengunjung akan disambut relief pertarungan antara Subali dan kedua raksasa penjaga goa. Tak jauh dari mulut goa terdapat pohon besar yang mungkin sudah seusia goa tersebut.

Untuk masuk kedalam goa, kembali, pengunjung harus menuruni anak tangga yang cukup terjal. Suasana di dalam goa begitu dingin, ditambah iringan tetesan air dari langit-langit dengan stalaktit ratusan tahun membuat suasana kuno dan tua semakin kuat. Sementara dari dasar bumi mencuat stalakmit yang tak kalah runcing dari stalaktit.

Di dasar goa air bersih mengalir dari sela-sela rekahan dinding, bahkan setelah masuk di kedalaman tertentu terdengar gemuruh air, menunjukkan derasnya aliran air yang menembus dari salah satu dinding goa.

Menurut legenda cerita pewayangan, alkisah di dalam goa ini akan terjadi peperangan antara Sugriwa (kera merah) dan Subali (kera putih) melawan Mahesasura (raksasa berkepala kerbau) dan Lembusura (raksasa berkepala sapi) sebagai penghuni goa.

Namun, kakak beradik Sugriwa dan Subali sepakat bahwa Subali yang akan masuk ke dalam gua melawan dua raksasa, sedangkan Sugriwa diminta menjaga pintu gua dimana terdapat air mengalir dari dalam mulut gua.

Subali berpesan kepada sang adik, jika air sungai mengalir darah merah maka Subali lah yang menang, dan jika mengalir darah putih maka sebaliknya Subali yang menuai kekalahan dan mulut gua harus segera ditutup agar para raksasa juga ikut mati di dalam gua.

Dalam cerita tersebut air yang mengalir ternyata berwarna merah dan putih. Sugriwa berkesimpulan bahwa pertempuran di dalam gua terjadi sampyuh atau mati keduanya, maka gua pun ditutup oleh Sugriwa karena dianggap tidak ada gunanya lagi.

Padahal yang terjadi di dalam gua, awal pertempuran memang berimbang dan kedua belah pihak terjadi luka sehingga mengalirkan darah merah dan putih. Namun berkat kesaktian kera putih, kedua raksasa dapat ditaklukkan. Ketika Subali akan keluar dari gua, dia panik karena pintu gua telah ditutup. Akhirnya dengan kekuatannya kera putih itu menerobos atap gua dan berhasil keluar. Sehingga di dalam gua Kiskenda, pengunjung dapat menyaksikan lubang yang menyembul ke permukaan perbukitan.

Untuk memudahkan pengunjung menikmati stalagtit dan stalakmit yang mempesona, pengelola telah memasang penerangan di dalam gua. Tata lampu membuat pencahayaan mampu membangkitkan suasana khidmat kepada pengunjung. Sementara efek pencahayaan dan atmosfer gua bagi pecinta wayang bisa jadi menyeret mereka dalam kisah pertempuran kera putih melawan Mahesasura dan Lembusura./yto/it

Sumber: Republika Online

Candi Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia

Candi Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia


candi-prambananCandi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.

Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.

Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.

Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.

Prambanan di Malam Hari

Prambanan di Malam Hari

Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti ‘terbit’ atau ‘bersinar’, biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).

Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.

Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.

Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.

Kalau cermat, anda juga bisa melihat berbagai relief burung, kali ini burung yang nyata. Relief-relief burung di Candi Prambanan begitu natural sehingga para biolog bahkan dapat mengidentifikasinya sampai tingkat genus. Salah satunya relief Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) yang mengundang pertanyaan. Sebabnya, burung itu sebenarnya hanya terdapat di Pulau Masakambing, sebuah pulau di tengah Laut Jawa. Lalu, apakah jenis itu dulu pernah banyak terdapat di Yogyakarta? Jawabannya silakan cari tahu sendiri. Sebab, hingga kini belum ada satu orang pun yang bisa memecahkan misteri itu.

Sumber: http://www.yogyes.com

PUNCAK MENOREH

Bukit Menoreh adalah daerah perbukitan yang membentang di wilayah utara Kabupaten Kulon Progo, sebagai batas antara kabupaten tersebut dengan Kabupaten Purworejo di sebelah barat dan Kabupaten Magelang di sebelah utara. Bukit Menoreh adalah basis pertahanan Pangeran Diponegoro bersama para pengikutnya dalam berperang melawan Belanda. Bahkan salah satu putera beliau bernama Bagus Singlon atau yang juga terkenal dengan Raden Mas Sodewo (putera Pangeran Diponegoro dengan R.Ay. Mangkorowati) ikut juga melawan Belanda di wilayah ini. Raden Mas Sodewo atau Ki Sodewo bertempur di wilayah Kulon Progo mulai dari pesisir selatan sampai ke Bagelen dan Samigaluh.

Pegunungan Menoreh merupakan kawasan yang secara adminsitratif terletak di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah dan Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Jogjakarta. Kawasan Menoreh adalah daerah yang membentuk ekosistem yang khas yang menjadi sumber kehidupan mahluk hidup, diantaranya adalah manusia.
Kawasan ini merupakan kawasan karst yang rentan bencana dan sebagai penyangga benda cagar budaya, salah satunya Candi Borobudur yang termasuk 7 keajaiban dunia.

Untuk menuju ke lokasi Bukit Menoreh dapat di tempuh dari arah Yogyakarta maupun arah Muntilan. Lokasi kali ini yang aku kunjungi terletak di daerah Candirejo, Kab. Magelang.

djogjakarta30

djogjakarta1

djogjakarta2

Jalan menuju puncak masih dari batu-batu yang disusun rapi, pohon-pohon menambah keaslian pegunungan

djogjakarta3
djogjakarta4

Pemandangan saat dipertengahan sebelum mencapai puncak

djogjakarta5

Jalan menuju ke perumahan penduduk

djogjakarta6
djogjakarta7

djogjakarta26

Jalan menuju bukit ada sebagian yang sudah dibuat bagus sehingga memudahkan untuk naiknya.
dgojakarta8
djogjakarta9
djogjakarta10
djogjakarta11
djogjakarta12

Pemandangan dari puncak menoreh
djogjakarta13

djogjakarta20

Ni Puncak yang lebih tinggi lagi, tetapi jalan kesananya lebih susah, karena sudah mau hujan rencana kesana aku batalkan.

djogjakarta22

Ini Jalan menuju kepuncat seperti gambar sebelumnya.

djogjakarta14
djogjakarta15
djogjakarta16

Salah satu batu yang sudah ada penamaannya

djogjakarta17
djogjakarta18

Sumber: http://djogjakarta.blogdetik.com

Sabtu, 03 Oktober 2009

Motor idaman

Adsense

Jumat, 15 Januari 2010

Motor Idaman

YAMAHA BISON

FZ16 articleMeski nama ini belum sepenuhnya fix,ada kemungkinan berubah, tapi asyik juga kalo dibahas. Artikel iseng cuy..

tiger revo asimetrisTak ada yang menyangkal kedigdayaan Honda Tiger sebagai motor sport idaman yang mampu bertahan sekian tahun di bumi Indonesia. Meski rekornya sebagai motor produksi lokal dengan kapasitas terbesar sempat dipaksa ditanggalkan oleh Suzuki dengan produksi Thunder 250. Tapi toh, Suzuki Thunder 250 tak bisa bertahan lama. Apalagi kalo bukan masalah klasik, harga beli mahal, spare part juga mahal. Padahal kalo ditanyakan kepada penggunanya, “Ini produk masih impor dari Jepang. Tahu sendirilah kualitasnya terkenal awet dibandingkan produk lokal. Dihitung-hitung malah lebih murah pakai part asli Jepang. Kelihatan awalnya saja yang mahal” tutur Ivan yang sempat memiliki Suzuki Thunder 250 tiga kali dalam waktu yang berbeda.

Suzuki Thunder, mungkin terdengar agak konyol, tapi menurut beberapa rekan ini merupakan kata ganti plesetan Tiger menjadi Thunder. Believe It or Not?

Proyek tarik ulur PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) yaitu Scorpio,motor sport berkapasitas 225 cc ini dikenal motor sport yang memiliki sedikit DNA supermoto ini juga kenapa kalah dengan Tiger? Karena diinjak saja sudah mati,wekekekekekekekekek…Sempat pernah dengar dari bercandaan rekan bikers. Just kidding lho..peace ah..

Angka penjualan Scorpio tak sebesar saudara mudanya, V-Ixion yang menyumbang di kisaran 85% dari kelas motor sport untuk garputala.

Nah..kenapa Yamaha sekarang pake nama Bison? Hmmm..mungkin, seperti tradisi Yamaha lainnya senang berteka teki ria. Huruf Bison terdiri atas lima huruf Be – I – eS – O – eN. Dibaca BIII..SONNN. Pinter anak-anak..

Halah, kembali ke laptop. nah..kalo yang doyan baca buku karangan Dan Brown ataupun komik Detektif Conan pastilah terusik dengan kejahilan Yamaha dalam membuat nama. Yup. B 150 N. Bagi yang berdomisili di Jakarta, bisa diembat dulu nih plat nomer cantik ini ya entar dilelang buat yang berminat. Ini cocok yang kepengen cari penghasilan tambahan. Atau bisa juga dibeli domainnya dulu,containnya nyusul seperti bison.org, bison.net, dan mungkin yang paling cantik bison.biz dipilih..dipilih…

150cc adalah kapasitas motor sport Yamaha teranyar ini, meski kapasitas bersihnya 153cc. Sosok Bison sendiri merupakan besar,gagah cocoklah bertarung dengan macan di belantara. Penerawanganku mengatakan, sport teranyar Yamaha ini akan menjadi andalan para penggemar touring. Mesin yang sederhana dan irit bahan bakar menjadi handalannya. Sosok gagahnya dengan desain baru yang terinsipirasi oleh FZ series bakal membuat penetrasi pasar yang baik di kelas sport. Apalagi lampunya,woow keren..cocok diembat buat modif nih..

head lamp bisonhead lamp tiger

Kembali ke kelas ah…

Anak-anak, satwa yang makan daging apa? Macan !!!

Pinter,satwa yang makan sayuran apa? Bison !!!

Cakep..kalo Bison makan Macan ? Time Will Tell Lagghhh…

FYI : meski mengusung nama Tiger tak pernah AHM merilis produk sportnya ini dengan tema Tiger

COBA BANDINGKAN!

Boleh dibilang komparasi ini cukup berani, karena pada dasarnya FZ-16 ”bison” yang akan dirilis berkapasitas 160cc atau lebih kecil 20cc dibanding Tiger New Revo yang 200cc ataupun Pulsar 180 DTSi. Tapi meski berukuran “kecil” kenapa FZ-16 berani berduel dengan motor yang berkapasitas lebih besar? Simpel soalnya Desain dan basis motor ini adalah Cruiser bukan sport. Dan motor cruiser murni adalah Tiger Revo dan Pulsar 180, yang lain merupakan light-city cruiser. Nah!

Pangeran muda Yamaha …

Ronde 1 : Desain Motor

  • Yamaha FZ-160 “Bison” merupakan produk paling gres, tentunya desain motor juga paling gres dibanding kompetitornya dalam komparasi kali ini. Desain yang “plek” persis FZ6 plus kenalpot gemuk yang berada disamping dan suspensi monoshok semakin menunjukan bahwa ini adalah motor generasi terbaru. Oh ya ukuran ban FZ-160 adalah 100/80-17 / 140/60-R17 ukuran ini lebih besar dibanding ban standar Ninja 250r sekalipun
  • Bajaj Pulsar – 180 DTS “serigala” : Pulsar memang menggebrak di kehadiranya pada awal tahun 2007. Desainya unik dan memberi penyegaran. Tetapi hampir 3 tahun modelnya mulai terasa biasa, plus suspensi non monoshock mengingatkan kita pada motor sport -touring dekade 80an
  • Honda Tiger New Revo “macan” : Tiger New Revo, Tiger Revo, Tiger 2000 sebenarnya motor yang sama. Namun kelihaian AHM mendesain baju baru patut diacungi jempol. Apalagi desain lampu ala BMW pun terpasang disini. Body motor terlihat begitu kekar dan berat motor ini memang benar benar legenda yang tidak pernah berubah.

Verdict : Penampilan dan kesegaran FZ160 memberi kesegaran di dunia motor nasional. Seperti juga saudaranya R125 yang merupakan miniatur YZF R6, FZ160 adalah sekala kecil dari FZ6. Sedangkan untuk Tiger New Revo anda memang bisa mengakali umur tetapi kenyataannya mereka harus mengakui FZ160 sebagai yang terbaik. Bajaj Pulsar? Hmm …

Serigala alfa male ini berusaha mengembalikan momentum 2007

Ronde 2 : Performa motor

  • Yamaha FZ160 “Bison” adalah yang terkecil disini. Kapasitasnya adalah 160cc tenaga FZ16o mampu menghasilkan tenaga sampai 14 hp pada 7500 rpm dan bisa menghasilkan torsi sebesar 13.9nm 6000rpm, semuanya dihasilkan dari mesin 153cc. Kendati demikian bobot FZ160 adalah 126 kg, masih lebih ringan dibanding kompetitornya.
  • Bajaj Pulsar 180 DTSi “serigala” memiliki tenaga 16,5 hp pada 8000 rpm dan torsi sebesar 15,3 nm pada 6000 rpm cukup besar disini tapi bobot Pulsar yang 140 kg alias 14kg lebih berat dibanding FZ16 menjadi nilai minus.
  • Honda Tiger New Revo “macan” adalah yang terbesar dari kapasitas yaitu 200cc dan mampu menyemburkan tenaga sebesar 16,7 hp pada 8500 rpm dan torsi 16nm pada 6500 rpm adalah yang terbesar disini. Bobotnya yang cuma 137 kg dinilai masih wajar.

Verdict : Perbedaan tenaga 1-2 hp sama sekali tidak berpengaruh pada penggunaan jalan raya-kommuter. Tetapi Perbedaan bobot jelas berpengaruh. Meski demikian bisa dibilang performa antara Yamaha FZ160 dan Tiger new Revo bisa dibilang seimbang. Pulsar? nampaknya kejutan mereka cukup sampai akhir tahun 2008 saja.

Macan tua ini masih galak dan tidak mau menyerah

Ronde 3 : Harga, Brand dan Value for Money

  • Yamaha FZ160 “Bison” merupakan motor buatan Yamaha. Sepertinya kebesaran nama Yamaha dan jaringan 3S nya tidak kalah dibanding Honda, meski bisa dibilang honda sedikit “dikiit” unggul dibanding Yamaha. Tetapi
    “Money Matters” harga FZ160 diposisikan dibawah V-Ixion. Artinya kisaran harganya ada di angka 18-19 jutaan. Terpaut hampir 4 juta dibanding Tiggy. Dan ini merupakan perbedaan signifikan.
  • Bajaj Pulsar 180 DTSi adalah yang termurah disini. Namun faktor brand dan jaringan 3s tertinggal amat jauh dibanding raksasa otomotif indonesia khususnya YMKI dan AHM. Sulit membandingkan Pulsar untuk menghadapi keduanya
  • Honda Tiger New Revo “Macan” adalah living legend. Tetapi dibanding produk gress macam FZ160 yang dipatok dibawah V-Ixion terasa kemahalan. Apalagi sekarang jaringan 3S yamaha hampir menyamai AHM. Rasanya sulit buat Revo mengalahkan FZ160 meski untuk menguntit masih memungkinkan!

Verdict : FZ160 jika jadi diluncurkan akhir tahun ini memang luar biasa. Mereka mampu menjadi raja baru cruiser nasional bahkan saudara kembarnya pun yang memakai teknologi injeksi dan radiator bisa dibuat minder. Honda Tiger New Revo tetap sebuah legenda namun harganya semakin hari semakin kemahalan dan ini menjadi kelemahan. Untuk Bajaj Pulsar … anda masih bermain di piala UEFA belum liga Champions !

Dasbor FZ160 yang amat serupa dengan dashboar FZ6

Kesimpulan : Yang Muda yang Perkasa !

Dari 3 ronde terlihat jelas superioritas produk gress akan kompetitornya. Meski berkapasitas lebih kecil namun yang namanya produk baru sulit untuk dilawan. Tiger New Revo kalah bukan tanpa perlawanan, ia hadir dengan kapasitas paling besar dan performa paling dahsyat namun pada akhirnya jagoan tua ini harus mengakui kehebatan pangeran muda Yamaha ini. Bajaj? Sebenarnya Indobikers sendiri agak kaget dalam menulis postingan ini, tetapi layaknya penyani “Lou Bega” yang tenar sesaat kemudian menghilang. Rasanya Bajaj harus berusaha keras lagi. :-D